Press Release
Home / Artikel / HARLAH 45 TAHUN PRAMUKA UIN JOGJA: DIBANGGAKAN ATAU DITAKUTKAN?
Pemotongan tumpeng nasi kuning oleh Kak Khoirul Anwar, M. A, MD yang diserahkan ke Ketua Dewan Racana Sunan Kalijaga dan Nyi Ageng Serang

HARLAH 45 TAHUN PRAMUKA UIN JOGJA: DIBANGGAKAN ATAU DITAKUTKAN?

Usia 45 tahun adalah usia yang tidak bisa dikatan muda. Jika diibaratkan manusia, usia 45 tahun merupakan usia yang masuk periode matang dalam hidup manusia. Di usia tersebut individu mulai masuk dalam fase-fase mapan dalam berpikir dan bertindak, sehingga segala sesuatu yang dilakukan selalu memikirkan resiko yang akan dihadapi. Hal ini senada dengan yang diungkapkan Pembina Racana Sunan Kalijaga, Kak Khoirul Anwar, M.A, MD dalam sambutannya di Malam Puncak Hari Lahir (HARLAH) ke-45 tahun Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang pada Sabtu, 6  Oktober 2018 bertempat di Kompleks Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro, Sembego, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Dalam sambutannya, Kak Irul mengungkapkan bahwa patut disyukuri dengan umur yang ke 45 tahun racana ini. “Predikat tertua apakah patut dibanggakan atau ditakutkan?” ulas Kak Irul dalam sambutannya. Kemudian beliau menambahkan bahwa dalam organisasi ada saat berada titik jenuh maupun titik tertinggi dalam racana ini. “Dalam usia 45 tahun ini ? Seperti apakah kita ? Apakah masih pada titik kematangan atau titik?” tegas Kak Irul

Sambutan Kak Khoirul Anwar, M. A, MD selaku Pembina Racana Sunan Kalijaga di Malam Puncak Harlah 45th Pramuka UIN Jogja

Pada Malam Puncak Harlah ke-45 tahun  Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang pada Sabtu, 6  Oktober 2018 malam terdiri atas dua sesi, yakni sesi formal dan non-formal. Acara formal berisi prosesi Upacara Adat Hari Lahir Racana yang dipandu oleh Korps Protokol Pramuka UIN Jogja.

Upacara Adat Lahir Racana yang dipandu oleh Kakak-kakak dari Korps Protokol Pramuka UIN Jogja

Dalam  prosesi Upacara Adat Hari Lahir Racana ini ada tiga acara inti, yaitu penyucian pusaka adat oleh Pemangku Adat Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang, Kak Rohmadi Wahyu Jatmiko, D dan Kak Aisyah Isnaini M. H., D. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng nasi kuning oleh Kak Khoirul Anwar, M. A selaku Pembina Racana Sunan Kalijaga. Kemudian yang terakhir, yaitu penyerahan penghargaan bintang tahunan kepada anggota UKM Pramuka UIN Sunan Kalijaga yang telah berdedikasi tinggi kepada Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang. Mereka yang memperoleh penghargaan bintang tahunan antara lain: Kak Roby Maulana Al-Hakim, D, Rahmat Akbar, D, Wibisono Yudi Kurniawan, D, Muh. Irzaqun Nafi’in, D, Rohmadi Wahyu Jatmiko, D dan Almer Samantha Hidaya, D untuk anggota putera. Sementara untuk anggota puteri yang memperoleh antara lain: Iin Fajarwati, DG, Affifah Mutiara Pertiwi, DG Latifah Nurul Hidayati, D, Ayunurita Safitri, DG, Endah Zahrani, D, Aisyah Mareta Isnaini Herarmi, D,  Nafirotus Solikhin, D, Ulfa Rahmani, D dan Apriani Dwi Astuti, D

Pemotongan tumpeng nasi kuning oleh Kak Khoirul Anwar, M. A, MD yang diserahkan ke Ketua Dewan Racana Sunan Kalijaga dan Nyi Ageng Serang
Penyerahan tanda bintang tahun dari Kak Irul selaku pembina kepada Kak Almer Samantha Hidaya, D
Prosesi penyucian pusaka adat racana oleh Pemangku Adat Racana Sunan Kalijaga dan Nyi Ageng Serang

Sementara pada sesi non-formal acara dipandu oleh Kak Ichsan dan Kak Iin. Acara sendiri disisipkan renungan dan doa bersama untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah yang berlanjut dengan penyerahan hadiah juara lomba futsal dan fotografi antar racana sahabat se-DIY serta lomba masak antar angkatan anggota Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang. Kemudian acara berlanjut dengan penampilan kolaborasi hadroh dari Pramuka UIN Jogja dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) JQH Al-Mizan dan UKM Paduan Suara Mahasiswa Gita Savana yang menyanyikan beberapa lagu bernuansa islami. Selanjutnya acara berlanjut dengan penampilan tari nusantara, tari hip-hop, dan tari bali oleh kakak-kakak anggota Pramuka UIN Jogja.

Penampilan pembawa acara Malam Puncak Harlah 45th Pramuka UIN Jogja, Kak Ichsan dan Kak Iin
Penyerahan piagam penghargaan juara lomba fotografi Pramuka Perguruan Tinggi se-DIY dari Kak Irul ke Kak Suparti
Penampilan kolaborasi hadroh dari Pramuka UIN Jogja bersama dengan UKM JQH Al-Mizan

Tamu-tamu dalam acara ini sendiri terdiri atas anggota dan alumni Pramuka UIN Jogja, racana sahabat se-DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Menariknya ada tamu dari Pramuka Universitas Sumatera Utara (USU) dan dari kakak-kakak alumni Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan (PW PTK) ke-XII se-Indonesia di Bengkulu Tahun 2014.

Alumni PW PTK XII Bengkulu Tahun 2014 se-Indonesia yang hadir dalam Malam Puncak Harlah 45th Pramuka UIN Jogja
Serah terima kenang-kenangan dari kakak-kakak Racana Al-Faroby Pramuka Universitas Darussalam Gontor kepada Kak Roby Maulana Al-Hakim, D

Acara puncak sendiri ditutup dengan serah terima kenang-kenangan dari tamu-tamu yang hadir dalam acara tersebut. Tidak lupa dalam kesempatan tersebut, Kak Roby Maulana Al-Hakim, D selaku Ketua Dewan Racana Sunan Kalijaga mengucapkan terima kasih kepada kakak-kakak yang hadir dan telah bekerja sama dengan pihak reka kerja agar acara menjadi meriah.

Leave a Reply